Tampilkan postingan dengan label Ebeg Manggala Tarunajati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ebeg Manggala Tarunajati. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2021

Pentas Ebeg Manggala Tarunajati di Bukit Karangkitri Pada Tahun Baru 2022

 KSKK Manggala Tarunajati. Pentas Ebeg Manggala Tarunajati di Bukit Karangkitri Pada Tahun Baru 2022

Ebeg Manggala Tarunajati melakukan pementasan menyambut Tahun Baru 1 Januari 2022 di Bukit Karangkitri Karangduren Desa Purwojati Kabupaten Banyumas. Pementasan ini diminta oleh Pemuda Kalisema yang sangat menginginkan adanya pentas seni ebeg Manggala Tarunajati. Selain itu mereka ingin agar sedang berpartisipasi dalam pembagunan wialayah dengan cara menarik wisatawan ke Bukit Karangkitri.

Kerja sama antara Pemuda Kalisema ( ) dengan KSKK manggal Tarunajati ini sangat menguntungkan kedua belah pihak. Melalui kerja sama ini kami yang turut serta dalam pensuksesan pementasan ini sedang dalam upaya membangun wilayah Purwojati.

Dalam Pementasan kali ini group kami ada sedikit berbeda karena memakai mahkota (mekutha), sumping, Seperangkat Gong Baru, Saron 9 Baru dan Kendang Besar baru. Dengan penampilan ini membuktikan bahwa ebeg ini semakin baik dalam berbenah diri.


Demi kelancaran Pementasan ini maka mohon patuhi Wara-wara ini

1. Wara-Wara 1

2. Wara-Wara-2

karena ebeg kami memiliki aturan yang harus dipenuhi baik oleh anggota maupun penononton dan pelanggan. Terima Kasih

Senin, 27 Desember 2021

Mengenal Sejarah Ebeg Banyumasan dan Merti Budaya Luhur Wong Penginyongan

 KSKK Manggala Tarunajati. Mengenal Sejarah Ebeg Banyumasan dan Merti Budaya Luhur Wong Penginyongan

Seni Budaya Ebeg Banyumasan sudah sangat tua. seni ini biasanya disebut seni kuda kepang, jathilan dan lainnya. Ebeg Banyumasan. Seni ebeg banyumasan merupakan ekspresi sekaligus perlawanan rakyat terhadap penindasan. Banyumas merupakan wilayah perdikan dibawah pkekuasaan kerajaan Mataram Yogya.Seni merupakan perpaduan dari hasil pemikiran, intuisi atau karsa dan daya cipta. artinya sebuah seni memiliki daya kreativitas lahir batin yang sangat tinggi. Seni ebeg Banyumasan merupak warisan turun temuru dari para leluhur. oleh karena itu perlu ada langkah pelestarian seni buday ebeg yang serius. Hal ini sesuai dengan hasil kajian MELESTARIKAN TARI EBEG BANYUMASAN SEBAGAI UPAYA MEMELIHARA KESENIAN RAKYAT. Oleh Ismah, Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Institut Agama Islam Imam Ghozali Cilacap dalam Jurnal Warna Vol. 2 , No. 2, Desember 2018

Secara garis besar, begitu banyak kesenian serta kebudayaan yang ada di Indonesi diwariskan secara turun-menurun dari nenek moyang bangsa Indonesia hingga ke generasi saat ini. Sekarang, kita sebagai penerus bangsa merupakan pewaris dari seni budaya tradisional yang sudah semestinya menjaga dan memeliharanya dengan baik. Tugas kita adalah mempertahankan dan mengembangkannya, agar dari hari ke hari tidak pupus dan hilang dari khasanah berkesenian masyarakat kita

Organisasi Ebeg: terdiri dari: 

Pimpinan Group biasa disebut Penimbul, "Tukang Jagal" yang bertugas memegangi wayang ebeg yang kesurupan, wayang ebeg minimal terdiri 6 sampai 12 orang wayang. dan nayaga penabuh gamelan.

Kelengkapan Ebeg Banyumasan: 

Gamelan, Kuda Lumping atau eblek, seperangkat pakaian (jampang sumping, pakaian seragam, sepatu, jampang sumping, selendang dan kain atau jaritdan sesajen.

Lagu dan Gending yang digunakan:

lagu gending yang digunakan bisayan agak berbeda dengan karawitan. Ebeg memiliki rimik yang ceria dan semangat serta memiliki nilai kesadaran manusia yang tinggi akan sang pencpta.

Proses Kegiatan Pentas:

Proses ini terdiri dari 

1. Gending Pembuka

2. Pentas Wayang Pembuka,

3. Ngibing (tari kreasi) 

4. Janturan, dan 

5. Sembuhan 


Daftar Pustaka dan Sumber Literature:

Ismah, Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Institut Agama Islam Imam Ghozali Cilacap dalam Jurnal Warna Vol. 2 , No. 2, Desember 2018

Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, Rineka Cipta, Jakarta , 2009. 

Raras Wuri, karya ilmiah populer: Sejarah Ebeg Banyumasan Manggala Tarunajati. YGNI. 2014.

https://daerah.sindonews.com/berita/1469569/29/mengenal-ebeg-kesenian-banyumas-yang-bisa-bikin-orang-kesurupan

https://id.wikipedia.org/wiki/Ebeg

Kamis, 23 Desember 2021

Ada Laknat di Lomba Ebeg Virtual Banyumasan 2021

 KSKK Manggala Tarunajati. Lomba Ebeg Virtual Banyumasan 2021. 

Dinas Pariwisata. Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Banyumas mengadakan kegiatan Lomba Ebeg Virtual Banyumasan Tahun 2021. Lomba ini dimaksudkan untuk melestarikan seni buaya Banyumasan sekaligus sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten kepada seni ebeg. Ebeg ini diikuti oleh masing-masing group seni masing-masing  kecamatan.

KSKK manggala Tarunajati juga mengikuti lomba tersebut dengan melakukan pendaftaran sesui ketentuan yaitu:

1. Membuat kegiatan pengambilan gambar pentas ebeg Banyumasan sesuai ketentuan selama minimal 15 menit maksimal 30 menit. sesuai jadwal yang ditentukan

2. Mendapat rekomendasi camat setempat.

KSKK Manggala Tarunajati telah menlakukan kegiatan tersebut, dengan pengambilan gambar paa tanggal 5 Nopember 2021 di Balai Desa Purwojati. dan mendapat rekomendasi camat Purwojati. Lalu kemudia mendaftar di seretariat lomba di Kantor Diparbudpor Banyumas. Dan menurut Pak Carlan sebagai oficial panitia lomba ebeg virtual bahwa Group ebeg KSKK Manggala Tarunajati mendaftar pertama di kabupaten banyumas dan sudah sesuai ketentuan. Beberapa kali pak Carlan juga dihubungi untuk menanyakan apakah masih ada ketentuan yang harus dilengkapi atau tidak, kata beliau, syarat mengikuti sudah cukup. ((Bukti penddaftaran ditandatangani pak carlan dan screenshoot percakapan dengan Pak Carlan serta rekomendasi camat Purwojati ada kami simpan)

Camat Purwojati yang mengetahui ada perubahan ketentuan lomba bahwa hanya ada 2 group di masing-masing kecamatan yang akan dibantu uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,- tentunya tidak akan mengusulkan group melebihi dari 2 group. Karena KSKK Manggala Tarunajati telah mengusulkan lebih dahulu.

Entah SETAN APA YANG MERASUKI Aparat pemerintahan setempat dan daerah sehingga mencoret nama KSKK Manggala Tarunjati dari daftar penerima bantuan pembinaan KSKK Manggala Tarunajati. 

JABATAN ITU AMANAH, INGAT SETIAP PERBUATAN BURUK KALIAN ADA KARMANYA. DAN SAYA PASTIKAN UNTUK MEMOHON KEPADA ALLAH, BAHWA ORANG-ORANG YANG TERLIBAT DALAM STRATEGI BUSUK MENCORET KSKK DALAM KEGIATAN TERSEBUT AGAR DARI MASING-MASING MEREKA MENDAPAT LAKNAT ALLAH BERUPA  MUSIBAH YANG BESAR BAIK TERHADAP DIRI , KELUARGANYA  DAN KELOMPOKNYA SERTA KEDUDUKAN DAN JABATANNYA. AAMIIN.


VIDEO SAAT PENGAMBILAN GAMBAR LOMBA

Rabu, 22 Desember 2021

Hubungungan KSKK Manggala Tarunajati dan Pertapan Banonsari

 KSKK MANGGALA TARUNAJATI. Hubungungan KSKK Manggala Tarunajati dan Pertapan Banonsari.

KSKK Manggala Tarunajati sebagai suatu sanggar seni budaya dan sekaligus sebagai suatu kelompok masyarakat yang bergerak dan berminat dalam kegiatan seni budaya daerah. Sanggar ini terletak di bawah igir (pegunungan kecil) Pertapan Banonsari atau biasa di sebut Lembah Petapan Banonsari Karangduren Desa Purwojati Kecamatan Purwojati. 

Pertapan Banosari merupakan wilayah seluar +/- 25-30 angga (1 angga - 70 m2) adalah milik Desa Purwojati. Di lokasi pertapan terdapay bangunan cungkup dan tumbuhan pelindung. lokasi ini dinamakan pertapan karena sudah dari dahulu turun temurun (menurut sumber penulisa dari almarkhum Kyai Muhammad Syechan  sdemasa masih hidup dan berasal dari orang-orang terdahulu khusnya mertua beliay yaitu Kyai Hasan Amarta /Sanmarta bahwa nama pertapan Banonsari sudah sejak lama)

pada lokasi ini dahulunya terdapat makam pendiri Purwojati sekaligus pendakwah pertaa di Purwojati tahun 1400-an. yang bernama Kanjeng Sunan Raden Santang Kahuripan anak dari Syech  Nur Sulaiman yang berasal dari keturunan Prabu Tejalengkaran dari Kerajaan Mojopura di Jawa Timur,

Dari kiisah sejarah ini didapat maka KSKK Manggala Tarunjati sedang menjaga keberadaan makam tersebut dengan sering menggunakan lokasi Pertapan Banonsari sebagai latihan fisik dan non fisik. Sedangkan Pertapan Banonsari menjadi ikon kejayaan dari group ebeg Manggala Taruna jati ini. Hal ini merupakan hubungan yang baik dan saling menguntungkan bagi kemajuan desa.

Oleh karena itu, apabila masih ada pihak-pihak tertentu baik dari oknum tokoh masyarakat/keagamaan dan perangkat /aparat emerintahan selalu memusuhi dan menghalang-halangi bahkan berniat mematikan keberadaan KSKK Manggala Tarunajati adalah hal kebodohan dan tidak menghargai sejarah dan para pendahulunya. Terlebih lagi pihak-pihak tersebut adalah bukan asli Purwojati .


bersambung ...

Selasa, 21 Desember 2021

Pentas Akhir Tahun KSKK Manggala Tarunajati-1

 

KSKK Manggala Tarunajati. Pentas Akhir Tahun KSKK Manggala Tarunajati-1

Pada akhir tahun 2021 KSKK Manggala Tarunajati berniat mengadakan pentas akhir tahun yang Jadwal Pentas-nya dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2021 bertempat di Sanggar KSKK Manggala Tarunajati. Sanggar berada di Lembah Pertapan Banonsari Karangduren RT02/06 Desa Purwojati Kecamatan Purwojati-Banyumas. Sebagai organisasi seni pentas tentunya group seni ebeg harus sering dipentaskan baik dimuka umum maupun untuk kalangan sendiri sebagai bentuk latihan dan penguatan organisasi. Pentas ini akhir tahun ini bertujuan untuk:

1. Pengambilan gambar untuk kependtingan mdeia sosial organisasi secara rutin

2. menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda dalam bidang seni budaya

3. mengembangkan organisasi dan mengenalkan seni budaya lingkungan secara global

4. peroleh dana untuk pengadaaan sarana prasarana organisasi

Melalui pentas ini, KSKK Manggala Tarunajati berharap organisasi semakin kuat dan kokoh sehingga mampu melewati berbagai halangan dan rintangan dari internal maupun eksternal organisasi. Setelah melewati halangan eksternal berupa dihambatnya organisasi oleh oknum Pemerintahan setempat maka perlu ada pentas pengganti sebagai kekecewaan dari kejadian sebelumnya.

Rintangan eksternal ini bukan disebabkan karena mis administrasi namun disebabkan oleh faktor kebencian oleh tokoh-tokoh dan oknum-oknum pemerintah tertentu. Sangat disayangkan sebagai putra daerah dihambat kemajuannya oleh tokoh-tokoh dan oknum pemerintahan setempat. padahal, baik secara organisasi maupun pengurus organisasi tidak bermasalah dengan meraka satupun.